Contoh Desain Grafis Periklanan dan Fungsinya dalam Dunia Pemasaran

Contoh Desain Grafis Periklanan dan Fungsinya dalam Dunia PemasaranDesain grafis atau dikenal juga sebagai desain komunikasi visual merupakan proses pengkombinasian antara ilustrasi, fotografi, topografi dan cetak dengan tujuan untuk memberikan informasi, mengajak, atau memberi perintah tertentu. Dalam dunia desain grafis, jika ditilik dari fungsinya dan lain-lain bisa dibagi menjadi beberapa jenis seperti desain grafis indentitas visual, desain antar muka, hingga desain grafis pemasaran dan periklanan. Tentu saja, selain tiga itu masih ada jenis yang lain lagi. Namun, kali ini kita akan mengulas mengenai desain grafis periklanan dan bagaimana perannya dalam dunia marketing. Sekaligus melihat beberapa contoh desain grafis yang bisa kamu jadikan referensi.

Manfaat Desain Grafis dalam Dunia Marketing

Untuk memasarkan produknya, para pelaku bisnis biasanya melakukan berbagai macam hal dalam prosesnya. Mulai dengan promosi lewat video, iklan di televisi, dari mulut ke mulut, hingga membuat konten kreatif melalui gambar. Promosi juga dilakukan dengan memasang banner, membagikan brosur, dan lain sebagainya. Di sanalah peran desain grafis dibutuhkan. Para desain ini menangani banyak hal dalam proses marketing, termasuk membuat logo perusahaan, membuat desain brosur yang baik, dan masih banyak lagi. Tidak heran jika peran desain grafis sangat penting untuk keberlangsungan perusahaan.

Oleh sebab itu, antara pihak marketing dan desainer harus bekerja sama dengan baik dan mengomunikasikan konsep mereka tanpa saling ingin mendominasi. Sebab, desainer tidak bisa membuat desain yang diinginkan klien jika tidak ada konsep matang yang diberikan. Misalnya, Anda ingin membuat iklan untuk produk susu. Susu apa yang akan Anda jual, apakah susu bayi, susu ibu hamil, susu remaja, dan lain sebagainya. Keunggulannya apa, adakah hal menarik yang membuat orang lain tertarik dengan produk Anda, dan sejenisnya. Jika sudah jelas, maka desainer grafis pun akan mampu mengembangkan ide dengan baik dan menuangkannya dalam desain.

Hal itu juga berlaku untuk pembuatan logo. Banyak perusahaan yang ingin membuat logo bagus tetapi kurang mengerti dengan konsep perusahaannya sendiri. Hal ini juga akan membingungkan sang desainer. Supaya tidak ada miss-konsep, ada baiknya memberikan detail kepada desainer grafis tentang keinginan perusahaan. Mulai dari warna apa yang ingin digunakan, bentuknya ingin tampil modern, futuristik, klasik, atau yang lainnya. Adakah makna yang ingin dimasukkan ke dalam logo tersebut dan lain sebagainya. Sebab, logo yang kuat akan membuat orang mengingat produk perusahaan Anda lebih mudah. Hal tersebut berpengaruh pada nilai atau branding produk.

Contoh Desain Grafis Periklanan

Ada banyak contoh desain grafis periklanan yang bisa Anda lihat di internet. Namun, jika Anda ingin membuat sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan baik.

Pertama, perhatikan judul iklan. Judul iklan semakin pendek dan menonjol akan semakin bagus. Judul juga sebaiknya menggunakan kata-kata yang menarik, yang akan membuat audiens merasa ingin melihat isi dari iklan tersebut. Tidak heran jika judul dibuat paling besar, entah itu diletakkan di bagian paling atas, tengah, atau bahkan paling bawah. Intinya, tulisan tersebut akan langsung menjadi pusat perhatian.

Selain judul, ada juga sub judul dalam iklan. Hurufnya tidak begitu besar tapi juga tidak kecil. Biasanya sub judul memiliki tulisan agak panjang dan jelas.

Kemudian, setelah sub judul ada tubuh iklan. Di dalam tubuh iklan informasi yang diberikan harus jelas dan melingkupi semua yang ingin Anda beritahukan. Tidak heran jika bagian ini terlihat paling detail. Namun, yang tidak boleh Anda lupakan adalah ilustrasi. Penggunaan ilustrasi yang unik bahkan bisa menjadi pusat perhatian yang lebih efektif daripada judul.

shares